Lebih jauh, Syafi’uddin juga menyinggung masih maraknya praktik mafia ketenagakerjaan, mulai dari jual beli jabatan hingga proses rekrutmen yang tidak transparan, baik di sektor swasta maupun BUMN.
“Praktik seperti ini masih terjadi dan tidak bisa kita tutup mata,” pungkasnya. (ivan)