Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian data pegawai Non ASN yang tercatat dalam sistem PRESTIGE sebagai dasar penentuan kebijakan lanjutan.
Berdasarkan data BKPSDM, jumlah pegawai BLUD tercatat sebanyak 44 orang, tenaga ahli guru 501 orang, tenaga ahli 10 orang, tenaga ahli dokter spesialis 6 orang, serta tenaga alih daya mencapai 1.434 orang. (ivan)