Surabaya Holiday Super Sale Dibuka, Diskon Hingga 80% di 17 Mal

surabaya | 01 Desember 2025 18:48

Surabaya Holiday Super Sale Dibuka, Diskon Hingga 80% di 17 Mal
Ilustrasi mal di Surabaya. (dok detik)

SURABAYA, PustakaJC.co – Kota Surabaya kembali menggeliat dengan gelaran pesta belanja akhir tahun. Sebanyak 17 mal kompak memberikan diskon besar-besaran hingga 80 persen melalui program Surabaya Holiday Super Sale (SHSS) yang berlangsung mulai 1–31 Desember 2025.

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, program ini tidak hanya melibatkan pusat perbelanjaan, tetapi juga hotel, restoran, dan berbagai destinasi wisata. Dilansir dari detik.com, Senin, (1/12/2025).

 

“Alhamdulillah, Surabaya Holiday Super Sale sudah dibuka. Diskon besar-besaran ini tidak hanya di mal, tapi juga di hotel, restoran, dan tempat-tempat wisata,” kata Eri, Senin, (1/12/2025).

 

 

Program ini, lanjutnya, diharapkan mampu menjadikan Surabaya sebagai destinasi utama liburan akhir tahun, sekaligus menahan warga agar menikmati momen pergantian tahun di kotanya sendiri.

 

“Program ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk masuk ke Surabaya. Mereka bisa berbelanja dan jalan-jalan dengan memanfaatkan diskon yang ada,” ujarnya.

 

Menurut Eri, SHSS juga digagas untuk menggerakkan roda ekonomi daerah sekaligus mendorong kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retail, wisata, hingga kuliner.

 

“Perhitungan kita, pemasukan lewat PAD akan mencapai miliaran rupiah. Dengan banyaknya mal, hotel, dan restoran yang ikut serta, PAD kita bergerak,” jelasnya.

 

 

 

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sutandi menyebut seluruh tenant di 17 mal berpartisipasi aktif. Diskon mulai dari 10 persen hingga puncaknya 80 persen diberikan selama periode program.

 

“Banyak diskon yang bisa dinikmati di tenant, restoran, dan lainnya. Tidak ada syarat khusus, semua bisa menikmatinya,” kata Sutandi.

 

APPBI menargetkan perputaran ekonomi mencapai Rp15 triliun selama SHSS berlangsung. Momen akhir tahun dinilai sebagai momentum pemulihan setelah perlambatan yang biasanya terjadi di bulan Agustus hingga Oktober.

 

“Kami bersyukur Pemkot Surabaya tidak pernah diam menggerakkan roda ekonomi. Ini adalah titik balik pertumbuhan ekonomi, konsumsi domestik juga akan pulih,” pungkasnya. (ivan)