SURABAYA, PustakaJC.co – Di balik padatnya bangunan dan hiruk-pikuk kota metropolitan, warga Kelurahan Gayungan berhasil membuktikan bahwa ruang hijau masih punya tempat di tengah kota. Sebidang lahan kumuh di kawasan Gayungan kini berubah menjadi kebun vanili organik yang tumbuh subur dan menjadi lokasi edukasi populer.
Kebun seluas 11 × 25 meter itu sebelumnya hanya menjadi tempat pembuangan sampah. Namun pada 2023, Didik Yanuardi—alumni Arsitektur ITS—mengubah lahan tersebut menjadi area budidaya Vanili Planifolia, varietas bernilai ekonomi tinggi yang umumnya tumbuh di dataran rendah lembap dan hutan tropis. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Senin, (8/12/2025).
Ketua RT 1 RW 7 Gayungsari Barat, Bambang Teguh Januardi, mengatakan maksimal tanaman yang direkomendasikan di lahan itu hanya sekitar 200 pohon. Meski lokasi berada di dataran rendah Surabaya, vanili justru mampu beradaptasi dan tumbuh baik.