Walau belum panen, warga bersyukur melihat tanaman tumbuh sehat. “Ini bukti gotong royong bisa mengubah lahan kumuh menjadi ruang edukasi,” kata Bambang.
Anggota Kelompok Tani Ganifolia, Sugik, menyebut cuaca ekstrem adalah tantangan harian.
“Kalau terlalu panas, cepat kering. Kalau hujan terus, tumbuhnya tidak bagus. Penyiraman pakai mesin otomatis buatan mahasiswa, tapi tetap harus dipantau,” jelasnya.