Keberhasilan tersebut ditopang kebijakan One Data, One Map, One Policy, yang memastikan seluruh kebijakan Pemkot berbasis data. Dengan data yang terus diperbarui dan divalidasi hingga tingkat RT/RW, intervensi sosial dilakukan secara by name by address, sehingga lebih tepat sasaran.
“Berbasis data membuat penanganan kemiskinan jauh lebih presisi. Ini keunggulan Surabaya,” pungkas Irvan. (ivan)