SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah Kota Surabaya membentuk Satgas Reformasi Agraria guna mempercepat penanganan sengketa tanah di tengah masyarakat. Langkah ini dibarengi pembentukan Satgas Anti-Preman sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban wilayah.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pembentukan dua satgas tersebut ditujukan untuk mempercepat penyelesaian persoalan yang selama ini kerap menimbulkan konflik sosial. Dilansir dari jawapos.com, Sabtu, (3/1/2026).
“Ada Satgas Anti-Preman dan yang kedua satgas terkait Gugus Tugas Reformasi Agraria,” ujar Eri Cahyadi, Sabtu, (3/1/2026).