SURABAYA, PustakaJC.co – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan dana Rp5 juta per bulan untuk setiap Rukun Warga (RW) tidak akan dicairkan jika hanya digunakan untuk kegiatan seremonial tanpa dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, dana tersebut difokuskan untuk mendukung kegiatan produktif yang mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda, khususnya Karang Taruna dan generasi muda di tingkat kampung. Dikansir dari Suarasurabaya.net, Kamis, (19/2/2026).
“Proposalnya harus kegiatan yang ada manfaatnya untuk Karang Taruna dan Gen Z di setiap RW. Kalau manfaatnya bisa dirasakan langsung, uangnya akan dicairkan. Tapi kalau hanya seremonial dan tidak ada manfaatnya, tidak akan kami berikan,” ujarnya, Rabu, (18/2/2026).