Pemkot Surabaya Gelar Gerakan Pangan Murah di Benowo, Tekan Kenaikan Harga Bapok Jelang Lebaran

surabaya | 06 Maret 2026 09:19

Pemkot Surabaya Gelar Gerakan Pangan Murah di Benowo, Tekan Kenaikan Harga Bapok Jelang Lebaran
Pemkot Surabaya terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah menjelang Hari Raya Idulfitri. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

 

Kegiatan tersebut digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya di Kantor Kelurahan Benowo, Rabu (4/3). Program ini menjadi salah satu langkah Pemkot untuk menjaga daya beli warga di tengah mulai naiknya harga bahan pokok di pasaran. Dilansir dari jawapos.com, Jumat, (6/3/2026).

 

Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiharti, mengatakan pihaknya sempat menghadapi kendala pasokan minyak goreng dari pabrik. Namun kondisi tersebut kini sudah bisa diatasi dan harga masih relatif stabil.

 

“Pasokan minyak sementara masih bisa dikendalikan dan harganya stabil. Selama Ramadan ini fokus kami adalah memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia dengan harga terjangkau,”ujarnya.

 

 

 

Menurut Antiek, Gerakan Pangan Murah menjadi upaya konkret pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Lebaran yang tinggal sekitar dua pekan lagi.

 

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau menimbun bahan pokok. Warga diminta membeli kebutuhan secukupnya agar distribusi tetap lancar.

 

“Stok pangan di Surabaya aman. Kami harap warga berbelanja seperlunya agar tidak terjadi pemborosan atau food waste,” katanya.

 

 

 

Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasar. Di antaranya beras SPHP dan beras premium sebanyak 400 sak, minyak goreng Minyakita 1.200 liter, telur ayam 75 pack, serta sejumlah bahan pokok lainnya seperti gula pasir, cabai, dan daging segar.

 

Salah satu warga Benowo, Elianti, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Ia mengatakan harga bahan pokok di pasar mulai naik menjelang Lebaran.

 

“Di pasar Minyakita hampir Rp18 ribu, di sini masih Rp15 ribu. Sangat membantu sekali,” ujarnya.

 

 

Program Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pangan warga Surabaya tetap terpenuhi selama Ramadan hingga Idulfitri. (ivan)