Untuk itu, ia mendorong dinas terkait, khususnya Dinas Koperasi dan Perdagangan, agar memperkuat ekosistem koperasi. Salah satu langkah yang diusulkan adalah penyelenggaraan forum komunikasi atau rembuk bersama antara pemerintah dan pengurus koperasi sebelum pelaksanaan pasar murah.
Dengan kolaborasi tersebut, Bahtiyar optimistis koperasi dapat bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Surabaya. Ia menilai, jika dikelola dengan baik, keterlibatan koperasi tidak hanya berdampak pada distribusi sembako murah, tetapi juga memperkuat perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
“Harapannya, koperasi tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi benar-benar menjadi ujung tombak dalam memperkuat ekonomi warga,” pungkasnya. (frcn)