“Sehingga kita memiliki rekam medis elektronik dari tiga rumah sakit Kota Surabaya. Data ini akan dipetakan berdasarkan jenis penyakit dan wilayah sebarannya,” jelas dr. Billy.
Melalui sistem ini, pemerintah dapat memetakan persebaran penyakit seperti hipertensi dan diabetes secara lebih akurat, sehingga langkah pencegahan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa sistem rekam medis elektronik ke depan harus melibatkan seluruh rumah sakit di Surabaya.