Rio menambahkan, sistem tersebut juga dapat berfungsi sebagai early warning system bagi Pemerintah Kota Surabaya dalam mendeteksi berbagai persoalan di lapangan sejak dini, mulai dari pelayanan publik, infrastruktur, lingkungan, hingga persoalan sosial masyarakat.
Di sisi lain, ia menyoroti banyaknya kanal pengaduan yang dimiliki Pemkot Surabaya saat ini. Selain “Lapor Cak Eri”, masyarakat juga mengenal aplikasi Wargaku, Call Center 112, hotline OPD, hingga berbagai satgas khusus seperti Satgas Premanisme dan Satgas Tanah.
Menurutnya, banyaknya kanal tanpa integrasi berpotensi membingungkan masyarakat dan membuat laporan tidak tertangani secara optimal.