Rujak Phoria Meriahkan Surabaya, Festival Rujak Uleg 2026 Siap Digelar Besok di SBEC

surabaya | 08 Mei 2026 21:43

Rujak Phoria Meriahkan Surabaya, Festival Rujak Uleg 2026 Siap Digelar Besok di SBEC
(dok Pemkot Surabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Festival Rujak Uleg 2026 kembali hadir memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 dengan konsep yang lebih atraktif dan spektakuler. Mengusung tema “Rujak Phoria”, event budaya tahunan tersebut akan digelar pada Sabtu malam, 9 Mei 2026, di Surabaya Expo Center (SBEC), Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya. Jumat, (8/5/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan konsep tahun ini sengaja dibuat lebih segar untuk menarik minat masyarakat sekaligus memperkuat citra wisata budaya Surabaya.

“Tema tahun ini adalah Rujak Phoria, festival rujak yang dikemas untuk menyambut pesta sepak bola dunia. Keunikannya karena selalu menghadirkan tema berbeda setiap tahun dengan mengolaborasikan seni tradisional, teatrikal, fashion modern, dan unsur sport,” ujarnya. Demikian dikutip dari surabaya.go.id, Jumat (8/5/2026).

Festival yang menjadi ikon budaya Kota Pahlawan itu akan memadukan tradisi kuliner khas Surabaya dengan unsur seni pertunjukan, fashion modern, hingga nuansa pesta sepak bola dunia.

Pengunjung tidak hanya disuguhi tradisi menguleg rujak di cobek raksasa dan pembagian rujak gratis, tetapi juga parade kostum kreatif, penampilan seni budaya, hiburan musik, hingga pesta kembang api.

Menurut Herry, Festival Rujak Uleg kini tidak hanya menjadi agenda kuliner tahunan, tetapi telah berkembang menjadi salah satu event budaya ikonik Surabaya yang masuk dalam Karisma Event Nusantara 2025 dan Karisma Event Nusantara 2026.

“Festival ini menjadi salah satu event ikonik Surabaya yang pelaksanaannya selalu dinantikan masyarakat setiap bulan Mei. Antusiasme pengunjung selalu tinggi dan dampaknya terhadap branding pariwisata kota juga sangat besar,” katanya.

Pada penyelenggaraan tahun lalu, Festival Rujak Uleg berhasil menarik sekitar 12 ribu pengunjung dengan perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp1,28 miliar. Tahun ini, jumlah pengunjung diproyeksikan meningkat seiring konsep acara yang dibuat lebih meriah.

Sebanyak 136 kelompok peserta dan 132 peserta lomba fashion tematik dipastikan ambil bagian dalam festival tersebut. Mereka akan tampil menggunakan kostum kreatif yang disesuaikan dengan tema “Rujak Phoria”.

Herry menambahkan, festival ini juga menjadi upaya memperkenalkan Rujak Cingur sebagai kuliner khas Surabaya yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda.

“Melalui festival ini, kami ingin mengenalkan kekayaan budaya dan kuliner Surabaya kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan luar daerah maupun mancanegara,” tambahnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk datang dan menikmati kemeriahan festival bersama keluarga maupun sahabat.

“Akses menuju lokasi sangat mudah karena berada di tengah kota. Masyarakat cukup datang langsung ke venue dan menikmati seluruh rangkaian acara,” pungkasnya. (frchn)