SURABAYA, PustakaJC.co – RSUD Dr. Soetomo memastikan seluruh layanan kesehatan tetap berjalan normal usai kebakaran yang terjadi di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), Jumat pagi (15/5/2026). Sebanyak 44 pasien berhasil dievakuasi dengan cepat dan aman ke ruang perawatan pengganti.
Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, mengatakan operasional rumah sakit tetap berlangsung seperti biasa meski terdapat penyesuaian pada area yang terdampak kebakaran. Manajemen rumah sakit juga langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan keamanan fasilitas rumah sakit.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan pasien, keluarga pasien, pengunjung, dan seluruh petugas rumah sakit,” ujar Cita, dikutip dari Radar Surabaya, Jumat (15/5/2026).
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Dalam waktu kurang dari 30 menit, rumah sakit langsung mengaktifkan prosedur tanggap darurat dengan menunjuk Incident Commander serta membentuk empat koordinator yang menangani pemadaman api, evakuasi pasien, pengamanan alat medis, dan penyelamatan dokumen penting.
Sebanyak 44 pasien dipindahkan ke sejumlah area pelayanan lain, di antaranya Ruang Observasi Intensif (ROI), High Care Unit (HCU) Graha Amerta, ruang buffer Instalasi Gawat Darurat (IGD), serta Intensive Care Unit (ICU) Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT).
Seluruh proses evakuasi dilakukan sesuai kondisi medis pasien dengan pendampingan tenaga kesehatan. Perawatan, pengobatan, dan terapi pasien tetap dilanjutkan oleh tim dokter dan perawat yang sama.
Dua pasien di Intensive Cardiac Care Unit (ICCU) yang menggunakan ventilator mendapat penanganan khusus dan dipindahkan ke ruang resusitasi IGD. Satu pasien berhasil distabilkan, sementara satu pasien lainnya meninggal dunia saat proses stabilisasi.
Pihak rumah sakit menyebut petugas internal sempat melakukan pemadaman awal menggunakan sistem proteksi gedung sebelum tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur tiba di lokasi.
Langkah cepat tersebut membuat api berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke area lain di lingkungan rumah sakit.
Saat ini kondisi lokasi kejadian dinyatakan aman dan terkendali, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. (frchn)