Menurut Agus, fasilitas yang dibutuhkan untuk kawasan kuliner berbeda dengan perkantoran. Restoran maupun depot membutuhkan dapur serta fasilitas untuk mencuci dan mengolah makanan.
“Kalau kita ngomong restoran, depot, atau kulineran itu kan ada dapur dan ada semacam tempat untuk bersih-bersih dan memasaknya. Kalau kantor kan enggak perlu,” ujarnya.
Karena itu, sejumlah bagian bangunan Pasar Tunjungan perlu direnovasi agar dapat mendukung aktivitas kuliner.
PD Pasar Surya juga membuka peluang investasi untuk mendukung pengembangan Pasar Tunjungan.
“Monggo, ayo kita hitung-hitungan mengembangkan Kota Surabaya melalui Pasar Tunjungan,” kata Agus.