Surabaya Siapkan Rp1 Triliun untuk Atasi Genangan pada 2027

surabaya | 16 Agustus 2026 17:01

Surabaya Siapkan Rp1 Triliun untuk Atasi Genangan pada 2027
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan anggaran lebih dari Rp1 triliun untuk menangani persoalan genangan pada 2027. Penanganan genangan menjadi salah satu prioritas utama Pemkot Surabaya dalam rencana pembangunan tahun depan.

 

Rencana tersebut masuk dalam Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2027 yang telah disepakati Pemkot Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya. Dilansir dari jawapos.com, Minggu, (16/8/2026).

 

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama pimpinan DPRD dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Jumat (14/8).

 

Eri mengatakan, APBD Surabaya 2027 diproyeksikan berada di kisaran Rp15 triliun. Namun, angka tersebut masih dapat berubah karena menunggu kepastian Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

 

 

Menurut Eri, anggaran tahun depan akan difokuskan pada sejumlah kebutuhan prioritas, terutama sektor infrastruktur. Tiga perhatian utama Pemkot Surabaya yakni perbaikan jalan, penerangan jalan umum (PJU), serta penanganan genangan.

 

Untuk persoalan genangan, Pemkot Surabaya mencatat masih terdapat ratusan titik yang membutuhkan penanganan. Dari sekitar 700 titik yang sebelumnya menjadi perhatian, jumlahnya kini disebut telah berkurang menjadi sekitar 400 titik.

 

Pada 2027, Pemkot Surabaya menargetkan intervensi terhadap sekitar 200 titik genangan. Beberapa kawasan yang menjadi perhatian antara lain Simo Kalangan, Tanjungsari, Margorejo, Jemursari, Medokan Semampir, serta Jalan Raya Tenggilis Mejoyo di sekitar SMA Negeri 14 Surabaya.

 

Eri menegaskan, anggaran lebih dari Rp1 triliun tersebut tidak berarti seluruh titik genangan dapat ditangani sekaligus. Pemkot akan menentukan lokasi yang paling membutuhkan intervensi agar hasil pembangunan dapat diukur.

 

“Insyaallah Rp1 triliun lebih. Jadi, ada titik-titiknya nanti kita sepakati. Tidak bisa menyentuh semuanya, maka kita pastikan genangan airnya itu di mana, titik yang berkurang mana saja,” kata Eri.

 

 

Penentuan titik prioritas juga akan disertai evaluasi untuk memastikan pembangunan yang dilakukan benar-benar mampu mengurangi persoalan genangan di lokasi tersebut.

 

Selain penanganan genangan, pembangunan infrastruktur jalan juga tetap menjadi agenda Pemkot Surabaya pada 2027, termasuk melanjutkan pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB). (ivan)