SURABAYA, PustakaJC.co – Perumda Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya menyampaikan permohonan maaf terbuka atas munculnya keluhan air keruh, berbusa, dan berbau menyengat di pemukiman warga. Kondisi yang melanda wilayah Gunungsari, Kedurus, Jambangan, hingga Gayungsari ini memicu keresahan pelanggan dalam beberapa hari terakhir.
Humas PDAM Surya Sembada, Widya Rizki, mengonfirmasi bahwa penurunan kualitas air siap konsumsi tersebut dipicu oleh lonjakan kadar polutan di Kali Surabaya yang melampaui batas ambang aman air baku.
"Tim teknis kami terus melakukan pembersihan serta penyesuaian proses pengolahan secara intensif di IPAM Karang Pilang," kata Widya dikutip dari jawapos.com, Minggu, (6/9/2026).
Langkah sterilisasi internal tersebut dibarengi penanganan hulu bersama pengelola pasokan air baku setempat. "Kami juga berkoordinasi intens dengan Perum Jasa Tirta I sebagai pihak penyedia air baku untuk membantu mengurangi pencemaran Kali Surabaya saat ini," tambahnya.
Sebagai solusi darurat, pihak PDAM membuka akses distribusi air bersih menggunakan tangki gratis bagi area yang membutuhkan pendistribusian mendesak. Masyarakat terdampak disarankan menghubungi layanan pengaduan di nomor call center 08001926666 atau saluran WhatsApp resmi 08123316666.
Dampak pencemaran ini dirasakan langsung oleh warga sejak pekan lalu. Fery Joedy Eko Purnomo (57), warga Jambangan Sawah, menuturkan bahwa perubahan karakteristik air olahan PDAM terasa cukup mendadak.
"Kalau keruh sih enggak, tapi butek sama bau kaporit," ujar Fery saat mengeluhkan kualitas air di rumahnya yang menyengat dan tidak nyaman dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.
Proses penyesuaian mutu air baku di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karang Pilang terus digenjot hingga pasokan air ke jaringan pipa pelanggan kembali jernih dan aman digunakan.
Proses penyesuaian mutu air baku di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karang Pilang terus digenjot hingga pasokan air ke jaringan pipa pelanggan kembali jernih dan aman digunakan. Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM terus mengimbau warga untuk memanfaatkan layanan tangki air gratis hingga kualitas distribusi air sepenuhnya pulih. (ivan)