Sah! APBD Perubahan Surabaya 2026 Tembus Rp 11 Triliun, Dialokasikan untuk Beasiswa hingga Fasilitas Umum

surabaya | 10 September 2026 19:28

Sah! APBD Perubahan Surabaya 2026 Tembus Rp 11 Triliun, Dialokasikan untuk Beasiswa hingga Fasilitas Umum
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (dok kompas)

SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya resmi mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Kamis, (10/9/2026).

 

Melalui pengesahan tersebut, nilai APBD Surabaya 2026 naik sebesar Rp 114 miliar, dari yang sebelumnya Rp 10,8 triliun menjadi sekitar Rp 11 triliun. Dilansir dari kompas.com, Kamis, (10/9/2026).

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa penyesuaian anggaran ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Sektor pendidikan serta perbaikan fasilitas umum (fasum) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga menjadi prioritas utama alokasi dana tersebut.

 

 

Di sektor pendidikan, Pemkot melakukan pengalihan sisa anggaran beasiswa yang tidak terserap optimal—dari target awal 24.000 penerima—ke kebutuhan pendidikan lainnya tanpa menggeser fokus utama dari masyarakat kurang mampu.

 

"Maka anggaran yang lainnya kami manfaatkan kembali untuk pendidikan, bidang yang sama tapi tidak dalam hal untuk beasiswa. Karena Pemkot dan DPRD fokus untuk masyarakat yang memang tidak mampu," ujar Eri di Gedung DPRD Surabaya, Kamis.

 

Selain itu, Eri menyoroti penyerapan anggaran program kepemudaan di 31 kecamatan agar difokuskan pada kegiatan produktif pendorong ekonomi warga, seperti modal usaha berkelanjutan, dan bukan untuk kegiatan seremonial semata.

 

 

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan agar perubahan anggaran ini tetap berorientasi pada kepentingan dasar warga. Alokasi di bidang pendidikan akan diperluas mencakup penyediaan seragam, alat tulis, hingga peningkatan fasilitas sekolah.

 

Di luar bidang pendidikan, penyesuaian APBD 2026 ini juga diprioritaskan untuk pembenahan infrastruktur, termasuk penanganan masalah banjir, perbaikan saluran air, jalan, serta penguraian kemacetan di wilayah Surabaya. (ivan)