SURABAYA, PustakaJC.co – Ajang ISOPLUS Marathon 2026 yang berlangsung di Balai Kota Surabaya pada Minggu, (4/10/2026) terpaksa dihentikan lebih awal. Panitia mengambil keputusan tegas demi keselamatan ribuan pelari setelah alat ukur Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) mencatat suhu ekstrem yang menembus angka hingga 48 derajat Celsius.
Meski tidak berjalan sesuai rencana akibat kendala cuaca, event sport tourism bertema “Unlock Your Greatness” ini terbukti sukses menggerakkan roda perekonomian Kota Surabaya dengan mencatatkan perputaran aktivitas ekonomi mencapai Rp74,78 miliar. Dilansir dari jatimpos.co, Minggu, (4/10/2026).
Suhu Ekstrem Paksa Bendera Hitam Berkibar
Keputusan penghentian lomba diambil secara terukur berdasarkan parameter medis dan regulasi World Athletics. Race Director ISOPLUS Marathon 2026, Safrita Aryana, menjelaskan bahwa pemantauan cuaca telah dilakukan intensif sejak pagi di sekitar tenda medis dan weather fire.
"Pada pukul 08.25 WIB, indikator WBGT menunjukkan suhu yang semula berada di kisaran 33–36 derajat Celsius melonjak tajam hingga 42–44 derajat Celsius, bahkan sempat menyentuh 48 derajat Celsius," ujar Safrita.