"Jadi sekarang Surabaya tidak lagi melihat desil, tetapi kita menentukan prioritas 1, 2, dan 3 secara bersama-sama. Yang menentukan bukan hanya Pemkot, tapi seluruh warga di RT tersebut. Warga sendiri yang akan melihat dan menentukan, misalnya mana lansia yang belum dapat bantuan sama sekali dan tidak punya apa-apa, itu yang jadi prioritas pertama," ujar Eri Cahyadi, Senin, (5/10/2026).
Temuan KTP Dipinjam untuk Beli Kendaraan
Perubahan sistem ini juga dipicu oleh temuan lapangan saat petugas melakukan penelusuran data Perlinsos. Petugas kerap mendapati ketidaksesuaian antara kondisi nyata warga dengan kepemilikan aset yang terdaftar dalam sistem kependudukan. Banyak warga yang hidup kurang mampu, namun terdeteksi memiliki kendaraan bermotor seperti sepeda motor maupun mobil.
Setelah diklarifikasi, diketahui bahwa KTP warga kurang mampu tersebut kerap dipinjam oleh pihak lain untuk keperluan pembelian kendaraan.