SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggerakkan masyarakat, kelompok tani, hingga komunitas urban farming untuk memperbanyak penanaman cabai. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga cabai di pasaran menjelang akhir tahun 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, hasil panen dari gerakan penanaman cabai tersebut ditargetkan mulai tersedia pada Desember 2026. Tambahan pasokan dari masyarakat diharapkan dapat membantu mengurangi tekanan harga cabai di pasar. Dilansir dari antaranews.com, Senin, (2/11/2026).
“Gerakan penanaman cabai telah dimulai sejak akhir Agustus hingga awal September 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membagikan bibit cabai kepada masyarakat untuk ditanam secara mandiri,” kata Nanik di Surabaya, Senin, (2/11/2026).