Daun Stevia: Pemanis Alami Sehat, Solusi Bagi Penderita Diabetes

kuliner | 12 Januari 2025 17:43

Daun Stevia: Pemanis Alami Sehat, Solusi Bagi Penderita Diabetes
Daun Stevia: Pemanis Alami Sehat, Solusi Bagi Penderita Diabetes

SURABAYA, PustakaJC.co - Stevia, pemanis alami yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana, kini menjadi favorit bagi mereka yang mencari pengganti gula tanpa rasa bersalah.

 

Dengan tingkat kemanisan 200-300 kali lebih tinggi dibandingkan gula pasir dan hampir nol kalori, stevia bukan hanya solusi bagi penderita diabetes, tetapi juga sahabat terbaik bagi yang ingin menjaga berat badan.

 

Namun, di balik manisnya stevia, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui untuk memanfaatkan manfaatnya secara optimal. Apa saja? Simak ulasannya!

 

Apakah Stevia Aman untuk Dikonsumsi?
Dilansir dari alodokter, ekstrak daun stevia yang telah diolah menjadi produk pemanis terbukti aman untuk dikonsumsi. Kandungan senyawa aktif seperti stevioside dan rebaudioside A (Reb A) bertanggung jawab atas rasa manis yang dihasilkan.

 

Namun, penggunaan daun stevia dalam bentuk utuh masih belum diketahui efeknya terhadap kesehatan ginjal, jantung, dan pembuluh darah, sehingga sebaiknya menghindari konsumsi daun segar. Pilihlah produk stevia yang telah terdaftar resmi di BPOM untuk memastikan keamanannya.

 

Untuk penderita diabetes, stevia dapat membantu mencegah lonjakan kadar gula darah karena kandungan karbohidrat dan kalorinya yang rendah. Meskipun demikian, pastikan memilih produk stevia yang murni tanpa tambahan pemanis lain, seperti dekstrosa atau maltodekstrin, yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

 

Waspadai pula produk stevia yang dicampur dengan erythritol atau gula alkohol lainnya, karena konsumsi gula alkohol berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung atau diare.

 

Coba dalam jumlah kecil terlebih dahulu
Rasa manis stevia tidak selalu cocok untuk semua orang karena beberapa orang merasakan sensasi pahit atau rasa mirip mentol. Jika baru pertama kali mencobanya, tambahkan sedikit ke dalam minuman atau makanan favorit, seperti kopi, teh, atau oatmeal. Jika cocok dengan rasanya, kamu bisa menambahkannya sesuai selera.

 

Hati-hati pada kondisi medis tertentu
Penderita tekanan darah rendah perlu berhati-hati karena senyawa aktif dalam stevia dapat berfungsi sebagai vasodilator, yang berpotensi menurunkan tekanan darah lebih jauh.

 

Begitu pula penderita diabetes yang menggunakan obat antidiabetes. Konsumsi stevia yang berlebihan tanpa diimbangi pola makan sehat dapat meningkatkan risiko gula darah rendah (hipoglikemia).

 

Ibu hamil dan menyusui juga disarankan untuk berhati-hati, terutama terhadap produk stevia yang mengandung erythritol. Konsultasikan dengan dokter jika ingin menggunakan stevia selama masa kehamilan atau menyusui.

 

Gunakan sesuai takaran
Stevia jauh lebih manis dibandingkan gula biasa. Sebagai perbandingan, satu sendok teh gula pasir setara dengan setengah bungkus stevia saset atau lima tetes stevia cair. Pastikan untuk membaca label produk agar mengetahui takaran yang tepat.

 

Cukupi kebutuhan kalori
Rasa manis tidak selalu berarti tinggi kalori, terutama pada stevia yang tergolong rendah kalori. Oleh karena itu, pastikan kebutuhan kalori harian tetap terpenuhi dengan mengonsumsi makanan lain yang bernutrisi.

 

Dengan penggunaan yang bijak, stevia dapat menjadi pilihan pemanis alami yang aman untuk mendukung kesehatan, terutama bagi penderita diabetes dan mereka yang ingin mengontrol berat badan. (nov)