Gibran Borong 230 Porsi di Alkid Yogya, Pedagang Sumringah

kuliner | 10 Juli 2025 13:05

Gibran Borong 230 Porsi di Alkid Yogya, Pedagang Sumringah
Wapres Gibran Rakabuming Raka, saat memborong lebih dari 230 porsi makanan dari pedagang kaki lima untuk dibagikan kepada pengunjung. (dok kompas)

YOGYAKARTA, PustakaJC.co - Malam di Alun-alun Kidul Yogyakarta terasa berbeda, Selasa (8/7/2025). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memborong lebih dari 230 porsi makanan dari pedagang kaki lima untuk dibagikan kepada pengunjung. Aksinya menyulut senyum warga dan membawa berkah bagi pedagang lokal.

Kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Alun-alun Kidul (Alkid) Yogyakarta, Selasa malam, (8/7/2025), bukan sekadar kunjungan biasa. Ia datang menyapa warga sekaligus memborong total lebih dari 230 porsi makanan dari dua pedagang kaki lima lokal. Dilansir dari kompas.com, Kamis, (10/7/2025).

Gibran membeli 130 porsi wedang ronde milik Bu Yanti dan lebih dari 100 porsi bakso ala Pak Ratno, yang langsung dibagikan kepada warga dan tamu di lokasi.

“Senang sekali, dagangan habis. Saya enggak nyangka bisa diborong sebanyak itu,” ujar Bu Yanti, pedagang wedang ronde yang sehari-hari berjualan di Alkid.

Tak jauh dari gerobak ronde, Pak Ratno, pedagang bakso kuah khas Solo, juga mengaku terharu.

 

“Biasanya jualan sampai larut malam. Tapi tadi malam, habis dalam waktu singkat karena diborong Pak Gibran,” kata Pak Ratno.

Momen ini menyita perhatian warga. Selain memberi kejutan kepada pedagang, Gibran juga terlihat berinteraksi hangat dengan pengunjung. Aksinya dinilai menjadi contoh konkret dukungan terhadap UMKM dan kuliner rakyat.

“Saya ingin membantu UMKM dan menyapa warga dengan cara yang sederhana,” ujar Gibran usai membagikan makanan.

Bonus Resep Kuliner Gibran: Wedang Ronde & Bakso Solo

•Dua kuliner yang diborong Wapres Gibran bisa juga dibuat di rumah:

•Wedang Ronde Bu Yanti: bola ketan isi kacang dengan kuah jahe hangat, cocok untuk musim hujan.

•Bakso Kuah Pak Ratno: bakso lembut khas Solo tanpa bahan pengenyal, disajikan dengan mi, sawi, dan kuah kaldu sapi gurih.

Langkah Gibran memborong makanan rakyat di Alkid Yogyakarta memperlihatkan bahwa politik bisa tetap membumi, penuh rasa, dan menyentuh kehidupan kecil. Sebuah malam sederhana, namun meninggalkan pesan yang hangat bagi UMKM dan rakyat kecil. (ivan)