Kue Nona Manis, Camilan Khas Sulawesi yang Manis Gurih

kuliner | 09 Agustus 2025 06:07

Kue Nona Manis, Camilan Khas Sulawesi yang Manis Gurih
Kue Nona Manis, Camilan Khas Sulawesi yang Manis Gurih (dok liputan6)

Surabaya, PustakaJC.co - Sulawesi dikenal memiliki beragam kuliner tradisional yang menggugah selera, salah satunya adalah kue Nona Manis. Jajanan ini terkenal karena cita rasanya yang memadukan manis dan gurih, serta teksturnya yang lembut dan kenyal.

 

Kue Nona Manis terbuat dari bahan sederhana seperti tepung terigu, gula pasir, santan, dan telur. Proses pembuatannya dilakukan dengan mengukus adonan hingga matang. Keunikan kue ini terletak pada bagian tengahnya yang diisi vla lembut berbahan santan, maizena, gula pasir, dan sedikit garam.

 

Camilan ini sering disajikan sebagai makanan penutup atau kudapan sore hari, dan kerap dijadikan oleh-oleh khas saat berkunjung ke Sulawesi. Selain rasanya yang khas, bentuk dan warnanya yang cantik membuatnya semakin diminati.

 

Agar mendapatkan hasil terbaik, disarankan menggunakan bahan berkualitas dan memperhatikan kekentalan adonan. Proses pengukusan yang tepat juga menjadi kunci agar kue matang merata dan tetap lembut.

 

Berikut resep kue Nona Manis:

 

Bahan adonan hijau:

2 butir telur

100 gram gula pasir

125 gram tepung terigu

200 ml santan encer

Pasta pandan secukupnya

 

Bahan vla:

200 ml santan kental

30 gram tepung maizena

50 gram gula pasir

1/4 sdt garam

 

Cara membuat:

1. Kocok telur dan gula pasir hingga larut.

2. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk rata.

3. Tambahkan santan encer dan pasta pandan, aduk hingga adonan licin.

4. Siapkan bahan vla dengan mencampurkan santan kental, tepung maizena, gula pasir, dan garam. Masak sambil diaduk hingga mengental.

5. Tuang adonan hijau ke cetakan kue setengah bagian, lalu beri vla di tengahnya.

6. Tutup kembali dengan adonan hijau hingga cetakan penuh.

7. Kukus selama 15–20 menit hingga matang.

8. Angkat dan dinginkan sebelum disajikan.

 

Kue Nona Manis bukan hanya sekadar jajanan tradisional, tetapi juga bagian dari kekayaan kuliner Nusantara yang patut dilestarikan.(nov)