Obi Kolop, Pangan Tradisional Penyelamat Nelayan Bawean Saat Angin Barat

kuliner | 15 Februari 2026 17:25

 

Ia menjelaskan, ubi menjadi pengganti nasi yang cukup mengenyangkan, sementara pindang tongkol menjadi sumber protein sederhana namun bergizi. Kombinasi tersebut mencerminkan kearifan lokal masyarakat Bawean dalam menghadapi masa sulit.

 

Tokoh Bawean di Gresik, H Muhammad Ilyas, menilai obi kolop memiliki makna lebih dalam sebagai warisan nenek moyang terkait ketahanan pangan.

 

“Dulu di Bawean, ubi bahkan dikeringkan lalu ditumbuk menjadi makanan yang disebut aruk. Itu bukti bahwa sejak dulu masyarakat sudah menyiapkan pangan alternatif saat musim tidak bersahabat,” kata Latif.