Lima Lokasi Berburu Takjil Murah di Surabaya, Surga Ngabuburit Warga Saat Ramadan

kuliner | 26 Februari 2026 04:44

Lima Lokasi Berburu Takjil Murah di Surabaya, Surga Ngabuburit Warga Saat Ramadan
Rekomendasi lokasi berburu takjil dengan harga terjangkau di Surabaya, salah satunya berada di Kampung Kue Rungkut yang dikenal sebagai pusat jajanan favorit warga. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Menjelang waktu berbuka puasa, tradisi berburu takjil menjadi magnet kuat bagi warga di Surabaya. Beragam pasar takjil dadakan hingga sentra kuliner rakyat dipadati pengunjung yang mencari menu berbuka dengan harga terjangkau dan pilihan yang beragam.

 

Fenomena ini bukan sekadar soal makanan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi ngabuburit masyarakat selama bulan Ramadan. Mulai dari mahasiswa, pekerja, hingga keluarga, semuanya tumpah ruah memadati pusat-pusat kuliner sejak sore hari. Dilansir dari jawapos.com, Kamis, (25/2/2026).

 

Salah satu lokasi favorit adalah Pasar Takjil Karang Menjangan. Kawasan ini dikenal menawarkan berbagai jenis takjil, mulai dari gorengan, jajanan tradisional, hingga makanan kekinian. Setiap sore, kawasan ini dipenuhi anak muda yang berburu menu berbuka sambil menikmati suasana ramai.

 

 

 

Selain itu, Pasar Malam Kodam Brawijaya juga menjadi tujuan utama warga. Ratusan pedagang kaki lima menjajakan beragam kuliner seperti penyetan, mi ayam, seafood, hingga minuman segar. Pasar ini tidak hanya ramai saat malam hari, tetapi juga dipadati pengunjung menjelang berbuka puasa.

 

Pilihan lainnya adalah Pasar Kuliner Rakyat Jambangan yang berada di sisi utara Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Lokasi ini menjadi favorit karena menawarkan berbagai makanan khas, mulai dari nasi goreng babat hingga aneka jajanan tradisional dan modern.

 

Sementara itu, Kampung Kue Rungkut juga tidak pernah sepi pembeli. Sentra kuliner ini dikenal sebagai pusat jajanan tradisional dengan harga ramah di kantong, sehingga menjadi pilihan warga untuk membeli takjil dalam jumlah banyak.

 

Ramainya pusat-pusat takjil ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut Ramadan. Selain menjadi tempat berburu makanan, kawasan tersebut juga menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat tradisi dan kebersamaan warga selama bulan suci. (ivan)