Rahasia Cold Brew Ala Kafe, Ternyata Bisa Dibuat Sendiri di Rumah dengan Cara Sederhana

kuliner | 19 Juni 2026 17:45

Rahasia Cold Brew Ala Kafe, Ternyata Bisa Dibuat Sendiri di Rumah dengan Cara Sederhana
Dok brilio

SURABAYA, PustakaJC.co - Cold brew kini menjadi salah satu minuman kopi favorit berbagai kalangan. Rasanya yang lebih halus, rendah tingkat keasaman, dan menyegarkan membuat jenis kopi ini banyak diburu, terutama saat cuaca panas.

 

Menariknya, cold brew ternyata tidak harus dinikmati di kafe. Dengan teknik yang tepat, minuman kopi premium ini bisa dibuat sendiri di rumah tanpa memerlukan peralatan mahal.

 

Berbeda dengan kopi seduh panas, cold brew dibuat melalui proses perendaman bubuk kopi menggunakan air dingin selama beberapa jam. Metode ini menghasilkan cita rasa yang lebih lembut dengan tingkat kepahitan yang lebih rendah.

 

Agar hasilnya tidak kalah dengan racikan barista profesional, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

 

Pertama adalah pemilihan biji kopi.

 

Kualitas biji kopi menjadi faktor utama yang menentukan rasa akhir cold brew. Menggunakan kopi berkualitas baik akan menghasilkan aroma dan karakter rasa yang lebih kaya dibanding kopi dengan kualitas rendah.

 

Selain itu, cold brew juga dapat menjadi sarana untuk bereksperimen dengan berbagai jenis kopi dari beragam daerah penghasil kopi di Indonesia.

 

Faktor kedua yang tidak kalah penting adalah ukuran gilingan kopi.

 

Para pecinta kopi menyarankan penggunaan gilingan kasar yang menyerupai tekstur gula pasir kasar. Gilingan yang terlalu halus berpotensi membuat hasil seduhan terasa terlalu pahit dan meninggalkan endapan yang mengganggu kenyamanan saat diminum.

 

Selain kopi, kualitas air juga sangat menentukan.

 

Air menjadi komponen utama dalam pembuatan cold brew sehingga penggunaan air bersih dan memiliki rasa netral sangat dianjurkan. Air yang telah melalui proses penyaringan dinilai mampu menghasilkan rasa kopi yang lebih jernih dan seimbang.

 

Proses perendaman juga harus diperhatikan.

 

Umumnya cold brew direndam selama 12 hingga 24 jam di dalam lemari pendingin agar ekstraksi berjalan sempurna. Semakin lama proses perendaman, karakter rasa kopi akan semakin kuat.

 

Namun, perendaman yang terlalu lama juga dapat membuat rasa kopi menjadi terlalu pekat sehingga perlu disesuaikan dengan selera masing-masing.

 

Setelah proses ekstraksi selesai, kopi perlu disaring dengan baik agar terbebas dari ampas dan menghasilkan tekstur yang bersih.

 

Cold brew yang telah jadi dapat disimpan di dalam kulkas selama beberapa hari dan tetap mempertahankan kualitas rasanya.

 

Minuman ini juga dapat disajikan dalam berbagai variasi, mulai dari dicampur susu, krim, gula cair, madu, hingga dinikmati langsung dengan es batu.

 

Popularitas cold brew terus meningkat karena menawarkan sensasi kopi yang berbeda dibanding metode seduh konvensional.

 

Selain lebih praktis untuk disimpan, cold brew juga menjadi pilihan bagi penikmat kopi yang menginginkan rasa lebih lembut dan tidak terlalu asam.

 

Dengan bahan sederhana dan teknik yang tepat, siapa pun kini dapat menghadirkan secangkir cold brew berkualitas ala kafe langsung dari dapur rumah sendiri.

(int)