SURABAYA, PustakaJC.co - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mencatat penurunan signifikan penemuan kasus HIV baru sepanjang 2025. Hingga Oktober 2025, jumlah kasus baru tercatat 8.962 kasus, turun dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai bagian dari strategi menuju eliminasi HIV tahun 2030.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI., FINASIM., M.A.R.S., menyampaikan bahwa penemuan kasus HIV di Jawa Timur terus menunjukkan tren penurunan. Dilansir dari bhirawaonline.co.id. Senin, (15/12/2025).
Pada 2023, penemuan kasus HIV tercatat sebanyak 10.671 kasus, kemudian turun menjadi 10.556 kasus pada 2024.
“Sampai dengan Oktober 2025, penemuan kasus HIV baru turun menjadi 8.962 kasus,” ujar Prof Erwin, Minggu, (14/12/2025).