JAKARTA, PustakaJC.co — Di tengah terik matahari saat menjalankan ibadah puasa, Alay Juanta, 50, tetap cekatan menganyam daun kelapa muda menjadi kulit ketupat. Aktivitas itu dilakoninya setiap hari di kawasan depan Pasar Pisang, Palmerah, Jakarta Barat, menjelang meningkatnya permintaan ketupat untuk kebutuhan Lebaran 2026.
Bagi Alay, momen Idulfitri bukan hanya soal menjaga tradisi kuliner khas Lebaran, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan penghasilan. Meski hari raya masih beberapa pekan lagi, pesanan kulit ketupat mulai berdatangan.
“Hari ini baru ada dua orang yang pesan,” ujar Alay. Demikian dikutip dari Jawapos.com, minggu, (15/3/2026).
Alay bukan pedagang musiman. Ia telah lama berjualan kulit ketupat di kawasan Pasar Pisang. Namun, menjelang Lebaran, produksi anyaman ketupat biasanya meningkat tajam karena permintaan dari masyarakat maupun pedagang makanan.
Untuk mengantisipasi lonjakan pembeli, ia mulai menyiapkan stok daun kelapa muda lebih banyak dibandingkan hari biasa. Menurutnya, puncak penjualan biasanya terjadi sekitar tiga hari sebelum Lebaran.
“Biasanya pas mau Lebaran itu pembelinya ramai. Sekarang memang belum terlalu kelihatan, tapi sudah ada yang mulai pesan untuk kebutuhan Lebaran,” tuturnya.
Selain mengandalkan pembeli yang datang langsung, Alay juga mulai memanfaatkan teknologi sederhana untuk mempromosikan dagangannya. Ia mengaku rutin memasang status di WhatsApp untuk memberi tahu pelanggan bahwa kulit ketupat sudah tersedia.
Strategi digital sederhana tersebut cukup membantu menjangkau pelanggan lebih luas. Jika pada hari biasa pembelinya didominasi pedagang ketoprak di sekitar pasar, menjelang Lebaran pembelinya datang dari berbagai kalangan masyarakat yang melintas di kawasan Palmerah.
“Udah mulai pasang status di WA, buat kasih tahu kalau kulit ketupat sudah ready,” katanya
Alay mengungkapkan, berkah Lebaran juga terasa dari sisi pendapatan. Omzet penjualan kulit ketupat yang ia peroleh menjelang hari raya biasanya bisa meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari biasa. "Kalau mau Lebaran, pembelinya dari mana saja. Orang yang lewat biasanya juga pada beli,” ungkapnya.
Ia pun berharap penjualan tahun ini berjalan lancar dan dagangannya habis terjual menjelang Idulfitri. Hasil penjualan tersebut rencananya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga saat merayakan hari raya.
“Harapannya semoga laris manis seperti tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya. (frcn)