SURABAYA, PustakaJC.co – Fenomena situationship kian marak di kalangan anak muda. Hubungan ini menawarkan kedekatan tanpa status jelas—terasa nyaman, tapi sering berujung tanda tanya: “sebenarnya kita ini apa?”
Dalam praktiknya, situationship berada di antara fase pendekatan dan hubungan serius. Kedekatan emosional bahkan fisik bisa terjadi, namun tanpa komitmen, batasan, atau arah yang pasti. Dilansir dari cnnindonesia.com, Senin, (6/4/2026).
Pakar hubungan dari KMA Therapy, Kimberly Moffit, menyebut kondisi ini kerap membuat kedua pihak berjalan dengan ekspektasi berbeda. Di satu sisi terasa menyenangkan, di sisi lain rawan memicu kebingungan.
Tren ini muncul seiring perubahan pola hubungan modern. Banyak orang kini memilih relasi yang lebih fleksibel dan tidak terburu-buru berkomitmen. Ditambah lagi, aplikasi kencan membuat pilihan pasangan semakin luas—sehingga komitmen sering ditunda.
Ada Untungnya, Tapi…