Minim Bergerak Jadi Tren Baru, Semua Bermula dari Mager

gaya hidup | 07 April 2026 07:43

Minim Bergerak Jadi Tren Baru, Semua Bermula dari Mager
Rebahan sambil main HP di sofa atau istilah sekarang adalah mager yang menjadi gaya hidup dari sisi anak muda dan keluarga. (dok rri)

SURABAYA, PustakaJC.co – Kebiasaan malas bergerak atau “mager” kini tak lagi sekadar istilah populer di kalangan anak muda. Fenomena ini perlahan menjelma menjadi gaya hidup yang berdampak nyata pada kesehatan masyarakat.

 

Di tengah kemudahan teknologi dan rutinitas serba digital, banyak orang lebih memilih duduk lama, rebahan sambil bermain gawai, hingga menggunakan kendaraan untuk jarak dekat. Pola hidup serba praktis ini tanpa disadari mendorong meningkatnya perilaku sedentari atau minim aktivitas fisik. Dilansir dari rri.co.id, Selasa, (7/3/2026).

 

Data Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan mencatat, 37,4 persen penduduk Indonesia usia di atas 10 tahun masih kurang melakukan aktivitas fisik. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, alasan terbanyak adalah tidak ada waktu sebesar 48,7 persen, disusul rasa malas 32,6 persen.

 

“Kurang aktivitas fisik masih menjadi tantangan gaya hidup masyarakat Indonesia, terutama di tengah kebiasaan serba praktis dan digital,” tulis BKPK Kemenkes dalam rilisnya.