Festival Rujak Uleg 2026 Surabaya Disiapkan Jadi Ajang Kolaborasi Besar, Libatkan Komunitas Global hingga Sektor Perhotelan

gaya hidup | 01 Mei 2026 18:33

Festival Rujak Uleg 2026 Surabaya Disiapkan Jadi Ajang Kolaborasi Besar, Libatkan Komunitas Global hingga Sektor Perhotelan
Kemeriahan Festival Rujak Uleg 2025 di SUBEC, Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya. (dok radarsurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co — Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan Festival Rujak Uleg 2026 sebagai ajang kolaborasi berskala besar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan tahunan ini tidak hanya melibatkan warga lokal, tetapi juga merangkul komunitas asing, pelaku usaha, hingga sektor perhotelan dan restoran.

Sub Koordinator Pengembangan Seni dan Budaya Disbudporapar Surabaya, Rina Wahyuni, mengungkapkan bahwa minat peserta tahun ini meningkat signifikan. Berbagai kalangan turut ambil bagian, mulai dari masyarakat umum, komunitas, pelajar, mahasiswa, instansi pemerintah dan swasta, hingga pelaku UMKM.

“Pesertanya sangat beragam. Ada masyarakat umum, komunitas lokal, komunitas asing, sekolah, universitas, instansi pemerintah maupun swasta, UMKM, hotel, sampai restoran. Ini menunjukkan Festival Rujak Uleg menjadi milik bersama warga Surabaya,” ujarnya. Demikian dikutip dari radarsurabaya.jawapos.com, Jumat (1/5/2026).

Menurut Rina, keberagaman peserta tersebut akan memperkaya konsep festival. Setiap kelompok disebut telah menyiapkan ide kreatif, mulai dari desain stan, kostum tematik, hingga penyajian rujak uleg dengan ciri khas masing-masing.

Ia menambahkan, festival ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga wadah strategis yang mempertemukan budaya lokal dengan sektor ekonomi dan pariwisata dalam satu momentum.

“Lewat event ini, masyarakat bisa berpartisipasi langsung, UMKM ikut bergerak, sektor hospitality ikut terlibat, dan budaya Surabaya semakin dikenal luas,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya tahun ini, Pemkot Surabaya juga mengusung konsep berbeda dengan menghadirkan nuansa wisata malam. Sejumlah agenda utama HJKS dijadwalkan berlangsung pada malam hari guna memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat.

“Kita sengaja gelar malam hari supaya masyarakat lebih nyaman dan bisa menikmati suasana yang berbeda,” tambahnya.

Selain Festival Rujak Uleg, rangkaian HJKS juga akan dimeriahkan oleh Surabaya Vaganza: Festival of Lights yang hadir dengan konsep baru. Perpaduan instalasi bunga dan permainan cahaya diharapkan menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

“Vaganza tahun ini tampil berbeda. Selain dimeriahkan berbagai instalasi bunga, juga dipadukan dengan permainan lampu sehingga menghadirkan daya tarik yang lebih kuat dan pengalaman baru bagi pengunjung,” terang Rina.

Untuk memperkuat sektor pariwisata, Pemkot Surabaya turut bekerja sama dengan agen perjalanan dan hotel. Wisatawan yang menginap di hotel mitra akan memperoleh paket bundling, termasuk tiket untuk menikmati dua agenda unggulan tersebut. (frchn)