Postur Langsing Bukan Jaminan Terhindar dari Penyakit Metabolik

gaya hidup | 02 Agustus 2026 08:57

Postur Langsing Bukan Jaminan Terhindar dari Penyakit Metabolik
Ilustrasi tubuh kurus dengan lemak tersembunyi skinny fat. (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co – Memiliki tubuh langsing sering kali dianggap sebagai tanda seseorang berada dalam kondisi sehat. Namun, anggapan tersebut tidak selalu benar. Para ahli kesehatan mengingatkan adanya kondisi yang dikenal sebagai skinny fat, yakni seseorang yang memiliki berat badan normal atau terlihat kurus, tetapi menyimpan kadar lemak tubuh yang tinggi dengan massa otot yang rendah.

 

Kondisi tersebut kerap luput dari perhatian karena penampilannya tidak menunjukkan tanda-tanda kelebihan berat badan. Padahal, komposisi tubuh yang tidak seimbang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit metabolik yang umumnya juga dialami oleh penderita obesitas. Dilansir dari gresiksatu.com, Minggu, (2/8/2026).

 

Pada kondisi skinny fat, lemak cenderung menumpuk di area perut atau di sekitar organ-organ vital yang dikenal sebagai lemak visceral. Penumpukan lemak jenis ini dinilai lebih berbahaya dibandingkan lemak yang berada di bawah kulit karena berkaitan erat dengan gangguan kesehatan jangka panjang.

 

Seseorang yang mengalami skinny fat umumnya memiliki ciri-ciri seperti massa otot yang rendah, tubuh terasa lemah, stamina mudah menurun, hingga perut tampak lebih buncit meski berat badan masih tergolong normal. Akibatnya, kemampuan tubuh dalam membakar kalori dan menjaga metabolisme menjadi tidak optimal.