"Legalitas merupakan syarat utama agar produk UMKM bisa masuk ke pasar lebih luas. Sayangnya, banyak pelaku UMKM masih terkendala di sini," ujar Nyai Eva.
Ia juga mendorong pemerintah untuk menyediakan fasilitas seperti dapur produksi bersama agar standar kualitas bisa tercapai. Dalam hal permodalan, koperasi dinilai sebagai opsi alternatif bagi pelaku usaha kecil yang belum bisa mengakses pinjaman perbankan.
"Banyak UMKM belum bankable. Maka, koperasi bisa menjadi jembatan untuk pinjaman mikro tanpa beban agunan besar," jelasnya.