Mubarok menilai pendekatan seperti itu sangat penting untuk menguatkan posisi DPD RI di mata masyarakat.
“Selama ini, banyak yang anggap politisi Cuma datang saat kampanye. Lia beda, dia tetap turun setelah menang,” ungkap pengamat politik Unesa itu.
Terbaru, dalam survei ARCI Academy yang dilakukan pada 20-29 Mei 2025 dengan 1.200 responden, margin of error 2,8 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen, Lia dinobatkan sebagai senator terpopuler Jawa Timur, mengungguli La Nyalla Mattalitti, Ahmad Nawardi, dan Kondang Kusumaning Ayu.
Gaya kepemimpinan yang menyapa rakyat langsung terbukti bukan sekadar pencitraan. Ning Lia menunjukkan bahwa keberhasilan politik bisa dicapai tanpa meninggalkan akar, tanpa harus naik podium tinggi, cukup dengan turun ke bawah—dan mendengarkan. (ivan)