Masjid Harus Kembali Sakral Menag Nasaruddin Ajak Umat Bangun Ruang Tembus Langit

pemerintahan | 09 Juli 2025 05:31

“Kalau kita tidak punya musalah di rumah, di kamar, di samping lemari itu kita geser sedikit lemarinya. Bikin satu selebar saja dari situ. Itu ruang tembus langit,” tuturnya penuh semangat.

 

 

 

Menag juga menyinggung kondisi kehidupan masyarakat kota besar yang menurutnya semakin kehilangan orientasi spiritual karena minimnya ruang-ruang sakral. Ia menilai, kota seperti Jakarta sudah tampak tidak religius dan menjauh dari nilai-nilai Pancasila.

 

“Kalau orang sudah tidak punya lagi tempat-tempat yang sakral, tidak ada sekret-nya lagi dalam kehidupannya, maka hidupnya itu akan tawar. Maka itu kota Jakarta itu sangat tidak religius, sangat tidak Pancasilais,” ucap imam besar Masjid Istiqlal itu.

 

 

 

Dalam semangat membangun kembali spiritualitas publik, Nasaruddin mengajak semua pihak, lintas iman dan generasi, untuk menjaga dan merawat tempat ibadah sebagai ruang suci bersama. Ia menyebut kesadaran kolektif ini penting agar masyarakat tidak kehilangan arah dalam kehidupan yang makin serba cepat dan materialistik. (ivan)