SURABAYA, PustakaJC.co - Langkah progresif ditunjukkan Disnakertrans Jawa Timur. Di tengah masih tingginya angka pengangguran terbuka, instansi ini berencana menggelar job fair khusus bagi penyandang disabilitas demi memperluas akses kerja yang inklusif.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur menyatakan komitmennya untuk membuka peluang kerja yang lebih setara bagi penyandang disabilitas. Salah satunya, dengan merancang penyelenggaraan job fair khusus difabel. Dilansir dari suarasurabya.net, Kamis, (10/7/2025).
Harapan ini disampaikan oleh Sunarya, Fungsional Pengantar Kerja Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Jatim, usai mengikuti forum diskusi kelompok (FGD) yang digelar Yayasan Pendidikan Anak-Anak Buta (YPAB), Rabu, (9/7/2025).
“Kami berharap bisa menggelar job fair untuk difabel. Ini bagian dari upaya membuka kesempatan kerja yang lebih luas dan inklusif,” ujar Sunarya.
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak perusahaan yang belum sepenuhnya menjalankan amanat UU Nomor 8 Tahun 2016 Pasal 53 Ayat (1) dan (2) yang mewajibkan perusahaan mempekerjakan penyandang disabilitas.
“Berdasar catatan kami, memang belum banyak perusahaan yang menerima atau mempekerjakan teman-teman disabilitas. Karena itu, kami akan gencarkan sosialisasi ke berbagai perusahaan, baik pemerintahan maupun swasta,” tegasnya.
Sunarya juga menyebut, pihaknya telah mengusulkan pemberian penghargaan kepada perusahaan yang aktif mempekerjakan penyandang disabilitas sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
Saat ini, angka pengangguran terbuka di Jawa Timur mencapai sekitar 1,02 juta jiwa per Agustus 2024. Untuk menekan angka tersebut, menurutnya, pemerintah perlu mendorong mekanisme penempatan kerja khusus bagi penyandang disabilitas.
“Kami sudah memiliki platform nasional yang bisa diakses teman-teman disabilitas, yaitu kerjabilitas.com. Tapi itu masih bersifat umum dan belum mengakomodasi kebutuhan spesifik, seperti disabilitas netra. Maka dari itu, setelah FGD ini, kami berharap ada langkah konkret berupa job fair,” jelas Fungsional Pengantar Kerja Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Jatim itu.
Dengan rencana job fair khusus ini, Disnakertrans Jatim menunjukkan bahwa inklusi tenaga kerja bukan sekadar wacana. Ini adalah bagian dari upaya nyata menjadikan pasar kerja Jawa Timur lebih terbuka, adil, dan manusiawi untuk semua. (ivan)