Khofifah Pastikan BBM di Jember Aman, Suplai Dialihkan dari Surabaya, Malang, hingga Jateng-DIY

pemerintahan | 30 Juli 2025 19:57

Khofifah Pastikan BBM di Jember Aman, Suplai Dialihkan dari Surabaya, Malang, hingga Jateng-DIY
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk melakukan percepatan atasi kelangkaan BBM di Jember.

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan distribusi dan stok BBM di Kabupaten Jember dalam kondisi aman. Hal ini menyusul koordinasi langsung dengan Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di tengah terganggunya suplai akibat penutupan Jalur Gumitir dan kemacetan di Ketapang, Banyuwangi.

“Saya telah menerima laporan lengkap dari Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, bahwa distribusi dan stok BBM untuk Jember sangat cukup. Tidak perlu panic buying,” tegas Khofifah usai pertemuan di Kantor Gubernur Jatim, Rabu, (30/7/2025).

Langkah antisipatif dilakukan dengan mengalihkan suplai BBM dari Tanjung Wangi Banyuwangi ke sejumlah terminal di Surabaya, Malang, dan wilayah Jawa Tengah-DIY seperti Semarang, Maos, Rewulu, dan Boyolali.

Pertamina juga menaikkan suplai harian dari rata-rata 982 KL menjadi 1.300 KL untuk 40 SPBU di Jember. Tak hanya itu, armada tangki pun ditambah dari 86 menjadi 93 unit, termasuk tambahan dari terminal-terminal luar Jatim.

“Kami terus memaksimalkan upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat. Per hari ini kami tambah 7 mobil tangki dari luar Jatim: 2 dari Semarang, 1 dari Maos, 3 dari Rewulu, dan 1 dari Boyolali,” ujar Aji Anom Purwasakti, Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus.

Aji menegaskan, sejak awal pihaknya telah menyiapkan skenario mitigasi menyusul penutupan Jalur Gumitir karena longsor dan kemacetan di Ketapang. Seluruh rute alternatif dan terminal BBM telah diaktifkan untuk mempercepat distribusi.

“Kondisi suplai sangat aman. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan,” tambah Aji.

Khofifah pun mengajak seluruh masyarakat Jember untuk tetap tenang.

“Stok BBM cukup. Jangan panik, jangan beli berlebihan. Pemerintah dan Pertamina hadir untuk memastikan layanan tetap berjalan,” tandas Gubernur Jatim itu. (ivan)