“Dari tahun pertama hanya tingkat desa, lalu kabupaten, dan sekarang provinsi. Festival ini tidak hanya olahraga, tetapi juga pemantik pariwisata dan ekonomi masyarakat Lamongan,” ujar Bupati Lamongan.
Event ini juga melibatkan lebih dari 100 UMKM lokal yang memamerkan produk khas Lamongan, sehingga memberi dampak nyata pada sektor ekonomi kreatif.
Sementara itu, Kepala Dispora Jatim Hadi Wawan Guntoro, yang hadir mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa, menyebut festival ini sebagai contoh lengkap dari sinergi budaya, olahraga, dan ekonomi.