Pemprov Jatim Targetkan Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi MTQ XXXI

pemerintahan | 16 September 2025 18:28

Pemprov Jatim Targetkan Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi MTQ XXXI
Suasana peresmian pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Provinsi Jawa Timur 2025 di Kabupaten Jember berlangsung khidmat dan meriah. Gubernur Jawa Timur bersama sejumlah pejabat menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya ajang dua tahunan tersebut. (dok istimewa)

JEMBER, PustakaJC.co - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI di Kabupaten Jember berjalan sukses dari sisi penyelenggaraan, pemberdayaan masyarakat, hingga prestasi peserta. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim, Imam Hidayat, menegaskan ajang dua tahunan ini bukan hanya lomba, melainkan momentum besar untuk melahirkan generasi Qur’ani dan memperkuat syiar Islam di Jawa Timur.

 

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Jember memiliki nilai lebih dengan keterlibatan penuh dalam persiapan. Sementara itu, Biro Kesra berperan dalam mendukung hadiah dan dewan hakim. 

 

“Tujuan MTQ dua tahun sekali adalah mencari bibit qori-qoriah, khot-khototoh, dan peserta terbaik lainnya. Kami ingin Jawa Timur dikenal sebagai gudangnya santri dan melahirkan mereka yang punya kemampuan lebih dalam tilawah dan cabang lainnya,” ujar Imam Hidayat, saat diwawancarai jurnalis PustakaJC.co via Whatsapp, Selasa, (16/9/2025).

 

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim, Imam Hidayat.

 

 

 

Ia menambahkan, MTQ juga harus dimaknai sebagai upaya membumikan Al-Qur’an. 

 

Al-Qur’an adalah pedoman hidup. Kami ingin nilai-nilainya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ibadah maupun aktivitas lainnya. Yang paling penting adalah bagaimana kita mendapatkan keberkahan dari Al-Qur’an,” jelasnya.

 

Imam menegaskan ada tiga fokus utama Pemprov Jatim dalam setiap pelaksanaan MTQ, yakni sukses penyelenggaraan, pemberdayaan masyarakat termasuk ekonomi, dan prestasi kafilah. Menurutnya, pemerintah daerah juga didorong untuk melakukan pembinaan kepada para kafilah agar mampu berkompetisi di tingkat lebih tinggi.

 

“Bagi Jawa Timur, peserta terbaik akan kami himpun dan bina sehingga bisa menjadi kafilah yang kuat, bukan hanya di regional, tetapi juga nasional bahkan internasional. Beberapa bibit dari Jatim sudah terbukti berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Kabiro Kesra Pemprov Jatim ini.

 

 

 

Imam menilai kesan positif dari MTQ sangat penting. Selain mencetak juara, musabaqah ini harus membuat masyarakat semakin cinta kepada Al-Qur’an dan syiar Islam semakin bergema. 

 

“Pesan kami, pelaksanaan MTQ ini harus sukses untuk mencetak qori-qoriah terbaik, membumikan Al-Qur’an, serta menghadirkan keberkahan,” tandasnya.

 

 

Dengan semangat keberkahan, Pemprov Jatim optimis MTQ XXXI di Jember bukan hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga sarana syiar, pembinaan santri, serta pemberdayaan masyarakat. Harapannya, dari perhelatan ini lahir generasi Qur’ani yang berprestasi dan membawa nama Jawa Timur hingga ke kancah nasional maupun internasional. (ivan)