Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp 806 Miliar untuk Infrastruktur Desa

pemerintahan | 20 September 2025 05:19

Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp 806 Miliar untuk Infrastruktur Desa
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, memberi sambutan pada Bimtek BKKD yang bersifat khusus. (dok jatimpos)

BOJONEGORO, PustakaJC.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengucurkan Rp 806 miliar dari APBD 2025 untuk membangun infrastruktur di 320 desa. Anggaran itu disalurkan lewat skema Bantuan Keuangan kepada Desa (BKKD) bersifat khusus di bidang kebinamargaan—meliputi jalan, jembatan, serta sarana dan prasarana pendukung.

 

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan bahwa pengelolaan keuangan harus tepat sasaran. Pasalnya, dana transfer dari pusat berkurang hingga 30 persen. Dilansir dari jatimpos.co, Sabtu, (20/9/2025).

 

“Harus tepat dalam pengelolaan keuangan,” ujarnya saat membuka Bimtek BKKD di Ruang Angling Dharma, Jumat (19/9/2025).

 

 

 

Ia menambahkan, Bupati Setyo Wahono mendorong agar dana tersebut benar-benar difokuskan untuk desa. Tahun depan, Pemkab juga tetap menyiapkan dana abadi Rp 500 miliar untuk mendukung pendidikan.

 

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang, Chusaifi Ivan, menjelaskan bimtek BKKD berlangsung dua hari, Jumat (19/9) dan Senin (22/9), diikuti 320 desa penerima.

 

 

“Segera lakukan perencanaan teknis, kami siap mendampingi. Penyaluran BKKD di 2025 tinggal tiga bulan lagi,” tegasnya.

 

Meski transfer pusat berkurang, Pemkab memastikan pembangunan tetap diprioritaskan pada penurunan kemiskinan, penguatan ekonomi lokal, dan pembukaan lapangan kerja. (ivan)