Komisi C DPRD Surabaya Desak Pemkot Ungkap Asal Semburan Gas di Rungkut Madya

pemerintahan | 17 Oktober 2025 18:40

Komisi C DPRD Surabaya Desak Pemkot Ungkap Asal Semburan Gas di Rungkut Madya
Komisi C DPRD Surabaya Kawal Penelusuran Sumber Semburan Air Bercampur Gas di Sungai Rungkut Madya. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co — Komisi C DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera menuntaskan penelusuran sumber semburan air bercampur gas yang muncul di kawasan Jalan Rungkut Madya, Kecamatan Gununganyar.

 

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan bahwa investigasi harus dilakukan dengan pendekatan ilmiah agar hasilnya akurat dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Dilansir dari jawapos.com, Jumat, (17/10/2025).

 

“Respons cepat jajaran Pemkot, PDAM, PGN, dan perangkat kampung patut diapresiasi. Namun, langkah penyelidikan lanjutan tetap perlu dilakukan untuk memastikan sumber dan karakter gas tersebut,” ujar Eri, Jumat, (17/10/2025).

 

 

 

Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan, dari hasil investigasi awal telah dipastikan tidak ada jaringan pipa gas maupun air di bawah lokasi semburan. Namun, pihaknya meminta pengecekan lanjutan tetap dilakukan, termasuk kemungkinan adanya pipa gas yang mengarah ke titik semburan.

 

Menurutnya, koordinasi lintas instansi menjadi langkah penting dalam mitigasi potensi bencana lingkungan seperti ini. “Hasil kajian ilmiah akan menjadi dasar penting untuk menentukan langkah mitigasi yang tepat,” imbuhnya.

 

Tim dari PGN juga diketahui langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel gas. Sementara itu, petugas BPBD Kota Surabaya masih berjaga di sekitar lokasi dengan memasang garis polisi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

 

 

 

Eri menegaskan, Komisi C DPRD Surabaya akan terus mengawal proses investigasi hingga tuntas. 

 

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami mendukung penuh langkah Pemkot Surabaya untuk menangani fenomena ini secara cepat, aman, dan berbasis kajian ilmiah,” tandasnya.

 

Sebelumnya, semburan air bercampur gas yang diduga metana itu pertama kali muncul pada Kamis, (16/10/2025) siang, dan masih terlihat hingga keesokan harinya. Semburan disertai bau gas menyengat sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Rungkut Madya. (ivan)