BMKG juga menjelaskan penyebab utama cuaca ekstrem ini, yakni pergeseran posisi semu matahari ke selatan Indonesia yang membuat pertumbuhan awan berkurang drastis. Akibatnya, radiasi matahari langsung menghantam permukaan bumi tanpa halangan.
Tips Bertahan di Tengah Gelombang Panas
BMKG menyarankan masyarakat untuk:
1. Hindari paparan langsung sinar matahari antara pukul 10.00–16.00 WIB.
2. Gunakan topi, payung, kacamata hitam, dan tabir surya (sunscreen).
3. Perbanyak minum air putih agar terhindar dari dehidrasi.
4. Kurangi aktivitas berat di luar ruangan.
Fenomena panas ekstrem ini diprediksi bertahan hingga akhir Oktober 2025, sebelum memasuki musim hujan awal November. (int)