Endy menyampaikan bahwa Jatim memiliki 8.949 KDKMP, namun saat ini baru 554 koperasi yang beroperasi minimal dengan satu gerai sembako. Pemerintah daerah pun terus menggenjot percepatan agar seluruh koperasi tersebut dapat aktif beroperasi pada 2026.
“Tantangan kami adalah bagaimana seluruh 8.949 KDKMP bisa beroperasi penuh pada Maret 2026. Kami butuh dukungan kabupaten/kota agar target ini tercapai,” ujar Endy.
Menurutnya, pembangunan aset fisik KDKMP juga terus dikejar. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 1.915 unit atau 22,5%, tertinggi secara nasional.
“Kami berharap sampai akhir tahun ada progres signifikan, sehingga setiap KDKMP di Jatim memiliki aset gedung yang layak,” tambahnya.