Pemprov Jatim Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa Lewat Inovasi Jalak Wadul Mas

pemerintahan | 01 Desember 2025 07:13

Pemprov Jatim Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa Lewat Inovasi Jalak Wadul Mas
Kepala Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani (tengah). (dok bhirawa)

SURABAYA, PustakaJC.co - Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Sosial kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas. Lewat inovasi Jangkauan Layanan Kesehatan Jiwa dalam Keluarga dan Masyarakat (Jalak Wadul Mas), pemerintah ingin memastikan bahwa warga, terutama kelompok rentan, mendapat akses penanganan yang cepat, tepat, dan menyeluruh.

 

Inovasi yang digagas UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri ini kini memasuki tahap presentasi pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jatim 2025, setelah berhasil menembus Top 90 inovasi terbaik. Proses pendampingannya berlangsung 26 November lalu, melibatkan UPT RSBN Malang yang ikut memperkuat koordinasi layanan sosial. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Senin, (1/12/2025).

 

Kepala Dinsos Jatim Restu Novi Widiani menegaskan, Jalak Wadul Mas dirancang untuk menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang lebih dekat dengan keluarga. Program ini memadukan edukasi, asesmen lapangan, penguatan keluarga, pendampingan psikososial, hingga rujukan profesional yang lebih cepat.

 

 

“Melalui Jalak Wadul Mas, kami ingin layanan kesehatan jiwa menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kondisi masyarakat. Inovasi ini kami harapkan menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Novi.

 

Dinsos Jatim mengajak pemerhati disabilitas, mitra sosial, hingga masyarakat umum untuk mendukung pengembangan Jalak Wadul Mas agar mampu menjangkau lebih banyak keluarga. Kolaborasi antar-UPT dijadikan fondasi untuk membangun sistem layanan sosial yang humanis, terintegrasi, dan berkelanjutan.

 

Dengan penguatan dukungan dari berbagai pihak, Pemprov Jatim optimistis inovasi ini dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan jiwa sekaligus menjawab kebutuhan kelompok rentan secara lebih komprehensif. (ivan)