SURABYA, PustakaJC.co - Ajang Kompetisi Film Asli Jawa Timur (Komfilasi) 2025 resmi ditutup pada Rabu malam, (3/12/2025) di Taman Budaya Cak Durasim, Surabaya. Gelaran yang menampilkan karya terbaik sineas muda Jatim itu berlangsung meriah dan penuh energi positif.
Malam penghargaan turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama istrinya, Arumi Bachsin Dardak. Hadir pula Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dan dua figur perfilman nasional, Bayu Skak serta Marcella Zalianty, yang memberikan dukungan moral kepada para talenta muda daerah.
Dalam sambutannya, Wagub Emil menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa otentisitas ide cerita menjadi fondasi penting agar film-film karya sineas Jatim mampu bersaing secara nasional bahkan internasional.
“Jawa Timur memiliki talenta yang besar. Saya berharap para sineas muda konsisten menghadirkan ide cerita yang otentik, dekat dengan budaya dan realitas kita. Ke depan, kami ingin ada sebuah festival ikon yang benar-benar menjadi rumah besar bagi sineas Jawa Timur,” ujarnya disambut tepuk tangan para undangan.
Komfilasi tahun ini menampilkan tujuh film unggulan setelah melalui proses kurasi ketat. Keragaman tema mulai budaya, sosial, hingga penceritaan eksperimental menjadi warna positif bagi perkembangan perfilman daerah.
Juara Umum:
• Juara I: Kentang Tingtung Tintang Tingtung
PH Sinema Batu Adem — Sutradara Lingga G. Permadi
• Juara II: Buwuh
PH Anonema Pictures — Sutradara Irfani Luman
• Juara III: Lansia Lan Sopo
PH Mufis (Komunitas Film Sidoarjo) — Sutradara Alfian Alfarisi
Penghargaan Terbaik:
• Best Director: Alif Septian Raksono — Film Rammo’ Bucco (PH Empat Belas Project)
• Best Actor: Kun Baehaqi — Film Kandang dan Ladang (PH Boomcraft Production)
• Best Film: Rammo’ Bucco — PH Empat Belas Project
• Best Scenario: Tutup Hari Kiamat — PH Hisstory Film, Sutradara Dzauqy Ilham
Pitchdeck / Ide Cerita Terbaik:
• Subamanggala — PH Anggura Film Studio, Kab. Bojonegoro
• Harmoni Tabuh Sunyi — CV Core Technology, Kota Blitar
Gelaran Komfilasi 2025 kembali membuktikan bahwa kreativitas sineas muda Jawa Timur terus tumbuh positif. Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan kehadiran tokoh perfilman nasional semakin memperkuat harapan lahirnya Festival Ikon Sineas Jawa Timur, sebagai ruang prestisius bagi talenta Bumi Majapahit untuk berkarya dan bersinar. (ivan)