Khofifah Ajak Tiga Ribu Pramuka Jatim Jaga Lingkungan Lewat Aksi Bersih Pantai dan Tanam Mangrove

pemerintahan | 07 Desember 2025 14:28

Khofifah Ajak Tiga Ribu Pramuka Jatim Jaga Lingkungan Lewat Aksi Bersih Pantai dan Tanam Mangrove
Gubernur Jawa Timur sekaligus Kamabida Gerakan Pramuka Jatim Kak Khofifah Indar Parawansa bersama Kak Siti Mukiyarti dan Kak Suli Daim dari Komisi E DPRD Jatim, Ketua Kwarda Jatim Kak H. M. Arum Sabil dan Bupati Trenggalek Kak M. Nur Arifin berfoto bersama 3 ribu anggota pramuka dan masyarakat pada rangkaian kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat pada 3-4 Desember 2025 di Pantai Cengkrong, Watulimo. (dok bhirawa)

TRENGGALEK, PustakaJC.co - Sekitar tiga ribu anggota Pramuka dan masyarakat memadati Pantai Cengkrong, Watulimo, Trenggalek, untuk mengikuti rangkaian Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur yang digelar pada 3–4 Desember 2025.

 

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Jawa Timur sekaligus Kamabida Pramuka Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Komisi E DPRD Jatim, Ketua Kwarda Jatim H.M. Arum Sabil, serta Bupati Trenggalek M. Nur Arifin. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Minggu, (7/12/2025).

 

Pembukaan kegiatan diawali sesi Wawasan Kebangsaan untuk 300 peserta dari 16 kwartir cabang. Ketua Kwarda Jatim, Arum Sabil, mengingatkan pentingnya internalisasi nilai Pancasila.

 

 

“Pramuka memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa melalui pengamalan Tri Satya dan Dasa Darma,” ujar Gubernur khofifah.

 

 

 

Pada hari kedua, peserta melakukan aksi bersih pantai yang melibatkan Pramuka, TNI, Polri, BPBD, Muslimat, dan komunitas lokal. Mereka disebar ke delapan titik sepanjang garis pantai.

 

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyerahkan 10 unit rumah tinggal layak huni bagi warga Trenggalek, bagian dari 170 RTLH yang dipugar melalui Perkemahan Wirakarya 2025.

 

 

“Program ini bukti bahwa Pramuka dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Khofifah bersama jajaran DPRD Jatim, Kwarda Jatim, dan Bupati Trenggalek juga melakukan penanaman ratusan mangrove. Ia menegaskan pentingnya gerakan kolektif menjaga lingkungan untuk mendukung target net zero emission.

 

“Hari ini kita bukan hanya menanam pohon, tetapi membangun benteng ekologi bagi masa depan bangsa,” tegasnya.

 

 

Kwarda Jatim, Pemprov Jatim, dan Pemkab Trenggalek turut menggelar pasar murah, menyediakan bahan pangan dengan harga di bawah pasar. Kegiatan ditutup pembagian doorprize bagi peserta dan warga.

 

Rangkaian Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat 2025 ini menegaskan komitmen Pramuka Jatim dalam penguatan karakter kebangsaan, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat menuju Generasi Emas 2045. (ivan)