Pertunjukan dikemas dengan kombinasi tari tradisi, narasi budaya, dan fashion show. Batik tulis Sidoarjo ditampilkan melalui motif flora-fauna bernuansa cerah hingga solid, yang tidak hanya menjadi busana tetapi juga elemen gerak yang mencerminkan identitas masyarakat Sidoarjo.
Acara dibuka dengan Tari Ning Saropah, yang mengangkat kisah perempuan pedagang ulet dari Sidoarjo, sepupu tokoh rakyat Sarip Tambak Oso. Tarian ini menegaskan peran perempuan UMKM yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Produk UMKM binaan Bank UMKM Jatim turut hadir, antara lain batik HI Indonesia, olahan kupang dari UD Kupang Jaya, serta aneka sambal Arthur Duo Sambal. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa batik dan kuliner merupakan ekspresi budaya sekaligus peluang ekonomi.