Gubernur Khofifah Ajak Warga Jatim Menanam Pohon, Serahkan 484 Ribu Bibit untuk KTH

pemerintahan | 12 Desember 2025 19:43

Gubernur Khofifah Ajak Warga Jatim Menanam Pohon, Serahkan 484 Ribu Bibit untuk KTH
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan kepada tokoh yang telah berkontribusi dalam upaya pelestarian hutan dan lingkungan, di antaranya Anggota DPD RI Dapil Jatim Lia Istifhama, serta turut hadir Jumadi selaku Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. (dok industrial)

LUMAJANG, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggerakkan aksi penanaman 5.000 bibit pohon pada Puncak Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2025 di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Senduro, Lumajang, Jumat, (12/12/2025).

 

Selain ikut menanam bersama masyarakat dan Bupati Lumajang, Gubernur Khofifah juga menyerahkan 484.743 batang pohon dan bantuan Alat Ekonomi Produktif (AEP) kepada puluhan Kelompok Tani Hutan (KTH) di Jatim, mulai dari Lumajang, Probolinggo, Jember, Pasuruan, Situbondo hingga Banyuwangi. Dilansir dari industrial.id, Jumat, (12/12/2025).

 

Khofifah menegaskan bahwa dukungan terhadap KTH merupakan bagian dari hilirisasi komoditas agar nilai tambahnya semakin optimal. Hingga 11 Desember 2025 pukul 15.00 WIB, Nilai Tukar Ekspor (NTE) KTH Jatim tercatat Rp1,61 triliun atau 48,29 persen dari NTE nasional.

 

 

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan menanam pohon sebagai kebiasaan, tidak hanya saat peringatan nasional. Bahkan sejak 1991, keluarganya selalu menanam pohon setiap merayakan ulang tahun.

 

 

“Bunga papan bisa dikonversi menjadi pohon hidup. Urip gawe urup,” ujar Gubernur Khofifah.

 

Khofifah optimistis gerakan masif ini dapat mendukung target Indonesia Net Zero Emission 2060, bahkan berpeluang dipercepat menjadi 2050. Ia kembali menekankan pentingnya mangrove, yang mampu menyerap karbon hingga lima kali lebih tinggi dibanding tanaman lain.

 

Gubernur Jatim juga menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan bentuk sedekah oksigen, sekaligus strategi mitigasi bencana hidrometeorologi. Hal ini sejalan dengan misi Jatim Lestari, termasuk penguatan Daerah Aliran Sungai melalui penyediaan bibit dan gerakan penanaman.

 

 

Khofifah mengimbau masyarakat tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem. 

 

“Hindari titik rawan, pantai, dan kawasan berpotensi longsor. Pastikan keluarga aman saat berlibur,”pesannya.

 

Pada kesempatan ini, sejumlah tokoh turut menerima penghargaan atas kontribusi mereka dalam pelestarian lingkungan, termasuk Anggota DPD RI Dapil Jatim Lia Istifhama, Bupati Lumajang Indah Amperawati, serta Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi.

 

 

Berbagai bantuan AEP juga dibagikan, antara lain untuk KTH Wana Tirta berupa 56 paket alat pengolahan gula, serta KTH Sumbulatin Bondowoso berupa mesin huller, roaster kopi, pulper, dan grinder.

 

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur.

 

“Kita ketiban rezeki. Ibu Gubernur membagikan bibit macadamia dan lainnya. Ini sedekah oksigen yang bisa ditiru masyarakat Jatim—satu orang satu pohon satu tahun,” pungkas  Bupati Lumajang ini. (ivan)