JOMBANG, PustakaJC.co – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur terus mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satunya melalui pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan 6 Tahun 2025 yang digelar di UPT BLK Jombang.
Pelatihan yang berlangsung hingga 15 Desember 2025 tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Program ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Jatim dalam menyiapkan tenaga kerja yang unggul, produktif, dan siap bersaing di dunia usaha dan industri (DUDI). Dilansir dari kominfojatim.go.id, Selasa, (16/12/2025).
Kepala Disnakertrans Jawa Timur, Sigit Priyanto, ST, MM, dalam siaran pers Humas UPT BLK Jombang, Selasa (16/12/2025), menegaskan bahwa pelatihan berbasis kompetensi merupakan pilar utama peningkatan kualitas tenaga kerja, selain penerapan standar kompetensi kerja dan sertifikasi profesi.
“Peserta tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga sikap kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Pada Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan 6 Tahun 2025 ini, UPT BLK Jombang menyelenggarakan tujuh program unggulan, yakni Pembuatan Roti dan Kue, Menjahit Upper Sepatu, Desainer Grafis Muda, English for Junior Administrative Assistant, Pengelola Administrasi Perkantoran, Teknisi Perawatan AC Residential, serta Pengoperasian Mesin Bubut.
Menurut Sigit, pelatihan tersebut diharapkan mampu membuka peluang kerja baru sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha mandiri di Jawa Timur.
Rangkaian kegiatan pelatihan ditutup dengan penampilan karya peserta dan kaleidoskop kegiatan. Beberapa di antaranya penampilan bilingual MC dari kelas English for Junior Administrative Assistant, hasil sablon kaos karya peserta Desainer Grafis Muda, hingga fashion show alumni Tata Rias Kecantikan yang mengangkat tema budaya Nusantara.
“Pelatihan di UPT BLK Jombang terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di Jawa Timur,” tegas Sigit.
Disnakertrans Jatim berharap para lulusan pelatihan mampu mengimplementasikan kompetensi yang telah diperoleh secara optimal, bermanfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar, serta turut berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.
“Keberhasilan pelatihan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Kepala Disnakertrans Jatim ini. (ivan)